Sejarah Berdirinya Hotel Pandawa Syari'ah Purwokerto

1. Sejarah Berdirinya Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto

Pada Tahun 1979 : Didirikan pertama kalinya Hotel Pandawa oleh Nyi Hafsah dari Jakarta, dengan 21 kamar dan satu cafe. Berlokasi di Jl. Jend. Gatot Subroto No. 8 Purwokerto. Tahun 1997, Hotel Pandawa beralih kepemilikan kepada Sodara Hargo Lugiwo dari semarang. Tahun 1999, Hotel Pandawa berpindah kepemilikan kepada sodara Kusbandrio dari Purworejo. Tahun 2012, Hotel Pandawa  berpindah kepemilikan lagi kepada saudara Aliyah faradj, dengan mengubah konsep kepemimpinanya menjadi hotel yang berbasis syari’ah.[1]

Hotel Pandawa di tetapkan menjadi Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto pada tanggal 4 Januari 2013 berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 503/IUH-BN/002/BPMPP/2013 tentang izin usaha hotel dan penginapan kepala badan penanaman modal dan pelayanan perizinan.[2] Hotel Pandawa Syari,ah Purwokerto adalah hotel yang operasionalnya telah menggunakan prinsip-prinsip syari’ah atau pedoman ajaran islam, guna memberikan suasana tentram, nyaman, sehat dan bersahabat yang dibutuhkan tamu, baik muslim maupun non muslim.

Operasional Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto tidak jauh berbeda dengan hotel-hotel lainya, tetap tunduk kepada peraturan pemerintah, tetap buka 24 jam, pemasarannyapun tetap terbuka untuk semua kalangan baik muslim maupun non muslim.

Ciri khas yang tercermin pada Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto adalah penekanan terhadap seleksi tamu yang menginap, dimana setiap tamu yang menginap harus memenuhi persyaratan-persyaratan yang ada di dalam Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto yang dimana semua itu untuk menghindari perbuatan perbuatan yang dilarang dalam Islam serta demi kenyamanan para tamu.

2.      Visi dan Misi Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto

Sesuai dengan bentuk perusahaan, Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto yang berorientasi dalam bidang jasa penginapan maka memiliki visi dan misi sebagai berikut:

Visi     : Menjadi pelopor perusahaan yang bergerak dalam bidang pariwisata yang berbasis syari’ah Islam.

Misi     : Mensinergikan seluruh aspek dalam perusahaan dengan syari’ah Islam

            : Dakwah keislaman

            : Mempersempit ruang gerak kemaksiatan.

Visi dan misi inilah yang menggerakkan seluruh manajemen Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto untuk menjalankan bisnisnya sesuai dengan yang telah ditentukan oleh Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto, demi mencapai tujuanya. Seluruh manajemen yang diterapkan pun senantiasa mengacu pada visi dan misi tersebut.[3]

3.      Struktur Organisasi Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto

Struktur Organisasi Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto masih relatif sederhana di karenakan status Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto yang masih baru dan belum berkembang. Meskipun demikian struktur organisasi Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto sudah bisa memenuhi tujuan dasar yaitu mengorganisasikan sumber daya manusia kebagian-bagian yang membutuhkanya dengan porsi yang seimbang dengan beban kerjanya.

Pembagian kerja pada Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto dibentuk sesuai dengan kegiatan operasionalnya. Dapat diuraikan, struktur organisasi Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto terdiri dari pemilik hotel yaitu Ibu Aliyah Faradj, yang bertanggung jawab atas semua lini, aset dan kemajuan Hotel Padawa Syari’ah Purwokerto. Pemilik hotel juga merangkap sebagai manajemen tunggal pada Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto yang mengatur seluruh aktivitas operasional meliputi pula bagian administrasi Hotel.

Terdapat tiga bagian yang membantu pihak manajemen dalam operasionalnya yakni: bagian receptionis, room boy, dan office boy, bagian receptionis bertanggung jawab melayani pendaftaran dan seleksi tamu yang akan menginap. Bagian room boy bertanggung jawab mengantarkan tamu ke ruang kamar yang telah disediakan serta memberikan fasilitas yang diperlukan. Dan office boy bertanggung jawab dengan seluruh lingkungan kebersihan, kerapihan Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto.  
    
 4.      Penerapan Manajemen Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto.

 Manajemen yang diterapkan di Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto ialah merupakan salah satu pola manajemen yang berdasarkan Islam yang dilandasi dengan prinsip-prinsip syari’ah. Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto yang dalam aktivitasnya sebagai jasa penginapan dan pariwisata tidak menerima sembarang tamu yang datang, Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto hanya mau menerima tamu yang sesuai dengan syarat dan ketetapan yang telah dibuat oleh Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto yang sesuai dengan prinsip syari’ah. Akad yang digunakan ialah Ijarah atau sewa kamar. Aplikasi Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto dapat dilihat dengan tidak adanya fasilitas-fasilitas seperti minuman beralkohol, panti pijat, dan lain sebagainya  yang notabene itu tidak sesuai dengan prinsip syari’ah.

Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto juga melengkapi sarana beribadah, seperti alat-alat sholat (mukena, sajadah, sarung), dan Al-Qur’an. Selain itu juga karyawan-karyawan wanita di Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto diwajibkan mengenakan kerudung/jilbab. Dan juga mengucapkan “assalamualaikum” kepada setiap tamu yang baru datang/sapaan melalui telfon.

Kualitas pelayanan jasa yang ada mencerminkan bagaimana pengelolaan dari sudut internal perusahaan, baik dari pihak manajemen hotel maupun kualitas karyawanya dalam melayani pelanggan secara baik berdasarkan kecepatan, ketanggapan dalam menghadapi keluhan, keramahan kebersihan, dan lain sebagainya. Untuk dapat mewujudkan pelayanan yang berkualitas sangat perlu dibutuhkan dukungan dan komunikasi yang baik dari pihak perusahaan, karyawan, maupun konsumen hotel.

No HP : 0281636092

[1] Wawancara Dengan, Sunarto, Karyawan Hotel Pandawa Syari’ah Purwokerto, Tanggal 19 November 2013.

[2] Wawancara Dengan, Aliyah faradj, Manajer Hotel, Tanggal 8 November 2013.

[3] Ibid.,  Tanggal 8 November 2013.

Yang mau skripsi lengkapnya bisa hubungi saya di Facebook
Blogger
Disqus

Tidak ada komentar